Obat Tradisional Malaria Yang Ampuh Dan Mudah di Dapatkan

Obat Tradisional Malaria Selamat datang di situs www.jamuwalatra.com merupakan salah satu situs web yang menyajikan informasi seputar dunia kesehatan dan berbagai produk herbal dari bahan alami. Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan informasi mengenai obat tradisional malaria. Berikut adalah penyebab, gejala, dan obat tradisional malaria.

Malaria adalah penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit. Infeksi malaria umumnya terjadi hanya dengan satu gigitan nyamuk saja. Jika tidak segera ditangani dengan benar, penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Penyakit malaria dapat menular jika terjadi kontak langsung dengan darah penderitanya. Janin dalam kandungan pun juga bisa terinfeksi malaria karena tertular darah sang ibu yang menderita penyakit ini.

obat tradisional malaria yang ampuh dan mudah di dapatkan

Obat Tradisional Malaria – Penyebab dan Gejalanya

Penyebab Malaria

Penyakit malaria disebabkan karena gigitan dari nyamuk Anopheles betina yang didalam tubuhnya terkandung parasit Plasmodium.Anopheles merupakan satu-satunya jenis nyamuk yang dapat menularkan parasit penyebab malaria.

Adapun beberapa penyebab dari kasus malaria yang paling banyak ditemukan di Indonesia yaitu Plasmodium falciparumdanplasmodium vivax.

  • Plasmodium falciparum merupakan parasit yang dapat menyebabkan sebagian besar penderita malaria meninggal dunia.
  • Plasmodium vivax merupakan parasit yang diam dan bersembunyi di dalam organ hati manusia sebelum akhirnya menjadi aktif kemabali. Parasit ini bisa mengakibatkan penderita yang telah sembuh menjadi sakit kembali.

Waktu kemunculan gejala dari gigitan nyamuk menyebab malaria, yaitu;

  • 7 hari hingga 14 hari pada malaria akibat plasmodium falciparum.
  • 12 hingga 18 hari pada malaria akibat plasmodium vivax.

Gejala Malaria

Gejala atau tanda-tanda malaria perlu diketahui dengan cepat agar kita dapat melakukan antisipasi dan penanganan yang tepat. Penyakit malaria akan menimbulkan gejalanya setelah seseorang digigit oleh nyamuk yang terinfeksi oleh parasit plasmodium. Berikut adalah gejala-gejala awal yang akan timbul akibat penyakit malaria, diantaranya;

  • Demam dan menggigil
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Kejang
  • Gangguan pernafasan
  • Terdapat darah pada tinja
  • Munculnya keringat dingin pada tubuh
  • Pendarahan abnormal, seperti anemia

Diagnosis Malaria

Diagnosis dini malaria adalah sesuatu yang sangat penting untuk pengobatan malaria. Setiap individu yang merasakan tanda-tanda malaria atau gejalanya harus segera melakukan pengujian.

Dokter akan mendiagnosis malaria berdasarkan tes diagnostik cepat (rapid diagnostic test/RDT). Tes RDT ini dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien untuk memeriksa keberadaan jenis parasit penyebab malaria.

Hasil test bisa didapatkan dalam waktu 15-20 menit setelah pemeriksaan dilakuakan. Test RDT ini dapat memastikan apakah jenis parasit yang ada di dalam darah itu adalah Plasmodium falciparum ataukah jenis laninnya. Hasil tersebut tentunya akan sangat membantu dalam memilih obat antimalaria yang sesuai.

Pengobatan Malaria

Penyakit malaria bisa ditangani dengan 2 cara yaitu dengan pengobatan tradisional dan pengobatan modern. Pengobatan tradisional dapat dikatakan sebagai salah satu alternatif untuk mengobati penyakit malaria. Penggunaan obat tradisional ini bisa membantu menanggulangi gejala malaria atau bahkan dapat membunuh parasit Plasmodium dalam darah.

Dengan Pengobatan Tradisional

Berikut adalah beberapa jenis tanaman obat tradisional malaria;

  • Daun Pepaya

Pepaya dipercaya memiliki kahsiat yang sangat baik dalam mengatasi penyakit malaria. Daun dan bunganya telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional malaria oleh masyarakat Indonesia sejak lama. Pembuatan ramuan tradisional dari daun dan bunga pepaya ini bisa dilakukan dengan cara merebus daundan bunganya dengan air mendidih. Kemudian setelah dingin, Anda dapat meminum air hasil rebusan tersebut. Selain itu, daun dan bunganya pun juga dapat disajikan sebagai sayuran.

  • Jahe

Tanaman jahe merupakan salah satu tanaman herbal yang sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak dan campuran obat herbal. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa kimia yang memiliki banyak khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang dapat disembuhkan dengan tanaman jahe ini adalah penyakit malaria.

Penggunaan jahe sebagai obat tradisional malaria bisa dilakukan dengan merebus jahe di dalam air mendidih. Kemudian diamkan hingga dingin, setelah itu Anda dapat meminum air rebusan jahe tersebut. Anda bisa mengkonsumsi ramuan tradisional ini secara rutin setiap harinya agar dapat terhindar dari risiko penyakit malaria.

  • Kayu Manis

Selain dimanfaatkan sebagai bahan penyedap makanan, kulit kayu manis juga dapat digunakan sebagai obat tradisional malaria. Kandunagn senyawa cinnamaldehyde dalam kayu manis memiliki khasiat anti peradangan yang sangat baik dalam mengatasi malaria.

Penggunaan kayu manis sebagai obat tradisional malaria bisa dilakukan dengan cara merebus kulit kayu manis hingga mendidih, lalu Anda bisa meminum air rebusan tersebut. Selain itu, penggunaan kulit kayu manis sebagai obat tradisional pun juga dapat dilakukan dengan menggunakan kulit kayu manis sebagai tambahan bumbu penyedap makanan.

  • Brotowali

Tanaman brotowali dimanfaatkan batangnya sebagai obat tradisional malaria. Tanaman ini mengandung senyawa alkaloid jenis berberina yang memiliki khasiat anti bakteri. Senyawa alkaloid ini dapat menetralisir bakteri Plasmodium dalam darah.

Penggunaan tanaman brotowali sebagai obat tradisional malaria bisa dilakukan dengan cara merebus batang brotowali dengan air mendidih. Kemudian air rebusan batang brotowali tersebut diminum.

  • Jeruk Nipis

Jeruk nipis memang dikenal sebagai obat tradisional untuk batuk. Namun selain itu, jeruk nipis juga mempunyai khasiat untuk mengobati penyakit malaria. Jeruk nipis mempunyai khasiat dalam meredakan demam akibat gejala malaria. Penggunaan jeruk nipis sebagai obat tradisional malaria bisa dilakukan dengan cara menambahkan air perasan jeruk nipis dengan air hangat, kemudian minum ramuan jeruk nipis tersebut.

  • Lengkuas

Tanaman ini sering dimanfaatkan bagian rimpangnya sebagai bumbu masak serta obat herbal.Lengkuas memiliki khasiat untuk mengobati demam, pembesaran limpa dan gejala malaria. Penggunaan lengkuas sebagai obat tradisional malaria yaitu dengan cara merebus lengkuas dengan air hingga mendidih, lalu air rebusan tersebut diminum.

  • Pare

Tanaman pare dimanfaatkan daunnya sebagai obat tradisional malaria. Daun dari tanaman ini direbus dengan air mendidih. Lalu air rebusan tersebut diminum sebagai obat herbal.

Dengan Pengobatan Medis

  • Obat Malaria vivaks dan malaria ovale

Malaria jenis ini termasuk kategori malari ringan. Malaria vivaks adalah salah satu jenis malaria yang paling sering terjad di Indonesia. Sedangkan malariaovale jarang terjadi.
Pengobatan pertama malaria jenis ini adalah dengan mengkombinasikan obat klorokuin dan primakulin. Jika setelah 3 hari mengkonsumsi obat ini tidak efektif maka akan dilanjutkan dengan pengobatan kedua.
Pengobatan kedua ini dilanjutkan dengan meningkatkan dosis primakulin.

  • Obat Malaria Malariae

Pengobatan malaria jenis ini cukup dengan diberikan klorokuin sekali sehari selama 3 hari ke depan dan diikuti dengan pemeriksaan kemabali setelah 3 hari. Klorokuin dapat membunuh plasmodium malariae berbentuk aseksual maupun seksual di dalam tubuh.

Tags: