Komplikasi Dan Gejala Obesitas

Komplikasi Dan Gejala Obesitas -, Selamat datang di website resmi kami www.jamuwalatra.com yang mana merupakan obat tradisional dengan inovasi terbaru yang di formulasikan khusus untuk mencegah dan mengobati penyakit, situs ini juga menyangkut dengan berbagai macam penyakit. Pada kesempatan kali ini, terlebih dahulu kami akan menjelaskan sekilas mengenai komplikasi  dan gejala obesitas, mari kita simak.

Komplikasi Dan Gejala Obesitas

komplikasi dan gejala obesitas

Obesitas adalah kelebihan berat badan atau penumpukan lemak yang sangat tinggi di dalam tubuh sehingga membuat berat badan berada di luar batas ideal, bahkan beberapa diantaranya ada yang membahayakan nyawa. Ada beberapa contoh komplikasi yang cukup serius diantaranya penyakit jantung koroner, stroke, kanker usus, diabetes tipe 2 dan kanker payudara. Selain mengarah kepada sejumlah masalah kesehatan fisik, obesitas juga bisa menyebabkan masalah psikologis seperti depresi dan stres. Masalah psikologis ini timbul karena biasanya berawal dari rasa tidak percaya diri penderita obesitas yang mengalami perubahan bentuk badan.

Komplikasi Dan Gejala Obesitas

Ada beberapa komplikasi dan gejala obesitas, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Depresi
  • Diabetes
  • Gangguan pernapasan seperti sleep apnea atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Kolesterol tinggi
  • Penyakit jantung koroner
  • Penyakit kelenjar empedu dan hepar
  • Penyakit pada sendi (misal osteoartritis) karena tumpuan tubuh membawa berat badan yang berlebihan
  • Penyakit refluks gastroesofagus (GERD)
  • Stroke
  • Tekanan darah tinggi
  • Tipe kanker tertentu misalnya kanker payudara, kanker prostat, kanker rahim pada wanita dan usus pada pria

Itulah komplikasi dan gejala obesitas, semakin gemuk seseorang akan semakin besar kemungkinan mereka yang memiliki masalah medis yang terkait dengan obesitas. Selain itu juga, orang gemuk cenderung malas untuk beraktivitas karena sangat berat bobot tubuh sehingga orang gemuk cenderung mudah mengantuk karena lambatnnya metabolisme tubuhnya.

Penyebab Obesitas

Penyebab ini dapat terjadi ketika kita sering mengkonsumsi makanan berkalori tinggi, sebenarnya mengkonsumsi makanan berkalori tinggi tidak selalu menjadikan masalah asalkan sesuai dengan aktivitas yang dilakukan tiap harinya. Akan tetapi, jika kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan tidak diimbangi oleh aktif berolahraga, maka sisa energi dari hasil pembakaran kalori akan disimpan ditubuh dalam bentuk lemak dan lambat laun penumpukan lemak akan bertambah dan membuat tubuh terlihat membesar atau menggemuk.

Selain akibat kurangnya melakukan aktivitas berolahraga dan makanan tinggi kalori, obesitas juga bisa terjadi akibat :

  • Efek samping obat-obatan (antidepresan, diabetes, kortikosteroid dan obat antiepilepsi)
  • Faktor keturunan (genetik)
  • Komplikasi dari penyakit tertentu (sindrom cushing  dan hipotiroidisme)

Pengobatan Obesitas

Obesitas ini dapat ditangani sendiri dengan disiplin menerapkan pola makan sehat, seperti halnya mengkonsumsi makanan gula dan rendah lemak serta berolahraga secara teratur. Olahraga tidak perlu berat karena aktivitas berjalan pergi, bermain bulu tangkis, bersepeda dan juga berenang sudah cukup asalkan dilakukan dengan cara teratur dan rutin. Dianjurkan untuk melakukan olahraga 2,5-5 jam tiap minggu,  penanganan menurut dokter dapat diberikan jika obesitas tidak berhasil diatasi meskipun sudah teratur dan rutin dalam berolahraga dan menerapkan pola makan sehat, contohnya penanganan dari dokter yaitu pemberian obat yang dapat menurunkan penyerapan lemak di dalam saluran pencernaan.

Pada beberapa kasus obesitas akan ditangani dengan operasi, biasanya hanya dilakukan jika tingkatan obesitas di nilai sangat parah sehingga dikhawatirkan dapat mengancam nyawa penderita. Tindakan operasi dipertimbangkan jika usaha menurunkan berat badan yang sudah dilakukan selama beberapa waktu tetap tidak membuahkan hasil, perlu diingatkan bahwa penurunan berat badan yang dilakukan dengan usaha sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama, karena dibutuhkan kesabaran demi mencapai hasil yang diinginkan dan komitmen untuk mempertahankannya dalam jangka panjang.

Mengatasi Obesitas

Ada beberapa obesitas yang dapat diatasi diantaraya dengan :

  • Hindari konsumsi alkohol
  • Jangan terlalu keras pada diri sendiri sampai tidak mau makan, bukan suatu metode yang tepat. Tetap makan, akan tetapi ganti menu menjadi menu sehat
  • Mengubah gaya hidup, perbanyaklah olahraga dan ubah pola makan yang tadinya banyak makanan yang mengadung lemak contohnya seperti jeroan atau gorengan, kini diperbanyak dengan buah-buahan.
  • Obat diet yang diresepkan dokter, jangan coba-coba meminum obat diet tanpa resep dokter karena ditakutkan akan melukai usus maupun lambung dan justru akan mengakibatkan metabolisme tubuh kacau.

*sekian penjelasan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai sekilas tentang komplikasi dan gejala obesitas, semoga bermanfaat.

Tags: