Cara Mengobati Sindrom Rett

Cara Mengobati Sindrom Rett – Selamat bergabung kembali bersama kami di Jamu Walatra yang merupakan situs resmi penjualan obat herbal aman dan terpercaya di Indonesia serta penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai cara mengobati Sindrom Rett beserta penyebab dan gejalanya. Berikut kami sajikan informasi lengkapnya untuk Anda.

Cara Mengobati Sindrom Rett – Penyebab dan Gejalanya

Cara Mengobati Sindrom Rett

Tahukah Anda apa itu Sindrom Rett? Sindrom Rett merupakan suatu kelainan genetik yang berupa neurologis dan gangguan perkembangan tubuh si kecil. Kondisi ini sangat langka terjadi dan akan menyebabkan penderitanya mengalami kecacatan yang sangat parah pada mental dan fisiknya.

Sindrom Rett lebih sering dialami oleh bayi perempuan. Pada dasarnya sindrom ini terjadi akibat adanya mutasi genetik yang belum diketahui pasti apa penyebabnya. Kondisi ini biasanya bisa dideteksi pada saat si anak memasuki usia 1 atau 2 tahun.

Orang yang mengalami kondisi Sindrom Rett biasanya tidak akan pulih sepenuhnya. Penyakit ini akan diidap oleh penderitanya selamanya. Belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakit ini sepenuhnya, namun begitu ada beberapa terapi atau pengobatan yang dapat membantu pengidap dan keluarganya dalam mengatasi sindrom ini.

Apa Penyebab Sindrom Rett?

Penyebab dari Sindrom Rett sendiri belun dapat diketahui secara pasti, namun kebanyakan pasien yang menderita sindrom ini mengalami mutasi pada gen yang terdapat di kromosom X. Dan sampai saat ini pun belum ada penelitian yang bisa menunjukan secara pasti apa yang menyebabkan mutasi pada gen sehingga muncul Sindrom Rett. Namun para ahli percaya, bahwa dari satu mutasi pada gen akan sangat berpengaruh pada gen-gen lain yang berpartisipasi dalam perkembangan anak.

Meskipun Sindrom Rett termasuk dalam penyakit kelainan genetik, namun yang harus Anda ketahui penyakit ini bukanlah penyakit turunan. Penyakit ini dapat terjadi karena adanya mutasi pada gen (DNA) anak dan biasanya penyakit ini menyerang anak perempuan. Sampai saat ini belum ada metode untuk pencegahan terjadinya Sindrom Rett.

Gejala Sindrom Rett

Gejala Sindrom Rett sendiri terbagi dalam beberapa fase, diantaranya:

1. Fase Pertama

Gejala awal yang akan dialami anak dengan sindrom rett akan terjadi pada usia 6-18 bulan, adapun gejalanya seperti berikut ini:

  • Terjadi kelemahan otot
  • Kesulitan dalam makan
  • Mengalami keterlambatan dalam bicara
  • Tidak ingin bermain dengan teman seusianya
  • Terjadi masalah dalam perkembangan pergerakannya seperti merangkak, duduk, atau berjalan.
  • Terjadi kelemahan otot

2. Fase Kedua (Regresi)

Pada fase ini, anak dengan sindrom Rett akan mengalami kemunduran motorik dan bicara. Fase ini biasanya terjadi saat anak berusia 1-4 tahun. Gejala yang terlihat biasanya:

  • Terjadi penurunan kemampuan gerak
  • Tidak stabil saat berdiri
  • Ukuran kepalanya tidak berkembang secara signifikan
  • Kurang atau jarang berinteraksi sosial
  • Sulit tidur
  • Mudah marah dan depresi

3. Fase Ketiga (Plateau)

Tidak semua anak dengan sindrom Rett sampai ke fase ini. Namun bila memang anak sampai pada fase ini, maka gejala yang dialami akan berupa:

  • Napas menjadi tidak teratur
  • Terjadi gangguan irama jantung
  • Kejang-kejang

4. Fase Keempat (Deteriorisasi)

Jika anak telah memasuki fase ini, maka gejala yang akan muncul seperti berikut:

  • Otot menjadi kaku
  • Anak tidak mampu untuk berjalan
  • Adanya perubahan pada bentuk tulang, bisa melengkung ke kiri atau ke kanan (scoliosis)

Cara Mengobati Sindrom Rett

Meskipun hingga saat ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan sepenuhnya sindrom Rett. Namun, deteksi dini dan penanganan dini akan membantu penderita beserta keluarga menjadi lebih baik.

Penagangan yang dilakukan sebagai cara mengobati sindrom Rett bertujuan untuk membantu meringankan gejala dan membantu penderitanya menjalani aktivitas sehari-hari.

Berikut adalah beberapa cara mengobati sindrom Rett yang dapat dilakukan, diantaranya:

  • Obat-obatan. Pemberian obat-obatan bertujuan untuk meringankan beberapa gejala seperti gangguan pernafasan, kejang serta rasa kaku pada otot
  • Terapi okupasi. Bertujuan agar penderita bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti makan atau memakai baju.
  • Fisioterapi. Agar penderita bisa mempertahankan kemampuan geraknya.
  • Terapi Bicara dan Bahasa. Terapi ini dilakukan melalui gambar yang bertujuan agar komunikasi penderita bisa terbantu.
  • Pengaturan Pola Makan dan Jenis Makanan. Cara makan pemderita juga harus senantiasa diperhatikan atau diawasi agar tidak tersedak atau muntah
  • Terapi bicara. Terapi ini bertujuan agar penderita tidak mengalami keterbatasan dalam berbicara dengan mengajarkan cara komunikasi nonverbal sehingga penderita akan tetap bisa berinteraksi dengan orang lain.

Sebaiknya penderita selalu didampingi oleh keluarga atau perawat agar bisa terus termonitor bila terjadi gejala dan untuk menghindari timbulnya cedera yang akan berakibat fatal.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengobati Sindrom Rett beserta penyebab dan gejalanya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima Kasih.

Tags: