Cara Mengobati Keracunan Merkuri

Cara mengobati keracunan merkuri– Selamat datang dan selamat berkunjung di website resmi kami www.jamuwalatra.com yang mana merupakan situs resmi yang selalu memberikan informasi mengenai kesehatan. Pada kesempatan kali ini, terlebih dahulu kami akan menginformasikan sekaligus menjelaskan mengenai tentang Cara mengobati keracunan merkuri. Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita simak penjelasan berikut ini.

Cara Mengobati Keracunan Merkuri

Cara mengobati keracunan merkuri – Keracunan merkuri terjadi saat seseorang terpapar merkuri dalam jumlah tertentu, racun merkuri ini umumnya menyerang pada ginjal, sistem saraf, dan saluran pencernaan. Keracunan merkuri dapat terjadi melalui uap yang di hirup, suntikan, penyerapan kulit dan konsumsi makanan tercemar merkuri. Merkuri merupakan unsur logam yang terdapat secara alami dalam produk sehari-hari seperti produk makanan, akan tetapi jumlah di lingkungan semakin meningkat seiring dengan perkembangan industri. Merkuri terdiri dari 3 bentuk, di antaranya :

  • Merkuri anorganik
  • Merkuri organik
  • Merkuri elemental atau merkuri cair (air raksa).

Penyebab Keracunan Merkuri

Ada beberapa penyebab dari keracunan merkuri, di antaranya :

  • Menggunakan krim pencerahan kulit yang mengandung merkuri
  • Terhirup uap merkuri ketika pemanasan bijih emas di pertambangan emas
  • Terhirup uap merkuri ketika lampu neon pecah
  • Mengkonsumsi ikan yang tercemar merkuri
  • Menghirup asap gunung meletus atau kebakaran hutan
  • Tambalan gigi yang mengandung amalgam bisa melepas merkuri sampai bisa terhirup atau tertelan
  • Terhirup uap merkuri ketika termometer raksa pecah atau tertelan air raksa saat tidak sengaja termometer pecah di dalam mulut
  • Menghirup udara yang tercemar akibat proses industri seperti asap pembakaran kayu, pembakaran bahan bakar minyak dan pembakaran batu bara.

Gejala Keracunan Merkuri

Gejala yang di timbulkan bisa menyerang sistem saraf, paru-paru, jantung, ginjal, sistem kekebalan tubuh dan paru-paru. Ada beberapa gejala yang bisa di timbulkan berdasarkan sistem organ tubuh, di antaranya :

  • Ginjal
  • Kulit
  • Jantung
  • Saluran pernapasan
  • Sistem saraf, sistem saraf yang bisa di pengaruhi oleh merkuri sampai menimbulkan gejala seperti di bawah ini :
  1. Hilang ingatan
  2. Sulit berjalan
  3. Kelemahan otot
  4. Gangguan bicara dan mendengar
  5. Gangguan penglihatan
  6. Tremor
  7. Sakit kepala
  8. Kesemutan terutama di sekitar mulut, kaki dan tangan.

Pengobatan Keracunan Merkuri

Cara mengobati keracunan merkuri– Penanganan pertama pada penderita keracunan merkuri yaitu memindahkan pasien dari sumber paparan, pada saat yang sama hindarkan orang lain dari kontak dengan penderita. Jika memungkinkan, lepaskan pakaiannya yang terkontaminasi merkuri. Apabila penderita menghirup merkuri dalam jumlah yang besar, maka penderita mungkin memerlukan bantuan dengan prosedur intubasi atau obat-obatan bronkodilator. Penderita yang terkena keracunan menelan merkuri tidak di sarankan untuk mengkonsumsi obat yang merangsang untuk muntah, karena hal ini dapat meningkatkan resiko jaringan sehat terpapar merkuri sedangkan pada kasus berkepanjangan sumber merkuri harus di ketahui serta di isolasi dari manusia agar tidak terjadi kontak.

Untuk keracunan akut, hal terpenting yang perlu di lakukan yaitu memastikan jantung masih bekerja dan sistem pernapasan, bila di perlukan dokter bisa melakukan kompresi dada juga pernapasan buatan jika terjadi henti napas ataupun henti jantung. Dengan hal ini bisa terjadi pada keracunan merkuri baik karena menghirup uap atau tertelan, jika penderita tertelan merkuri dan mengalami keracunan akut dokter akan melakukan bilas lambung atau kumbah. Prosedur ini di lakukan dengan memasukkan selang dari hidung yang terhubung ke lambung , untuk mencuci lambung dan menghisap seluruh isi lambung.

Berhari-hati dalam memegang tabung termometer atau bola lampi, apabila hingga pecah sejumlah kecil merkuri cair mungkin tumpah lalu tersebar dalam butiran kecil atau menguap. Lakukan langkah berikut ini untuk mencegah paparan merkuri, di antaranya :

  • Buka pintu dan jendela, biarkan terbuka selama sedikitnya 15 menit
  • Pergi ke luar dari ruangan dan pastikan anak-anak dan hewan peliharaan berada dalam jarak aman
  • Gunakan sarung tangan sebelum membersihkan tumpahan dan pecahan
  • Ambil pecahan kaca dari termometer atau lampu dengan hari-hari lalu masukkan pada kantong plastik
  • Kumpulkan pecahan kaca yang berukuran kecil menggunakan kartu atau selotip
  • Pel area yang baru di bersihkan dengan lap basah lalu satukan lap basah tersebut dengan pecahan di kantong plastik
  • Biarkan ruangan tetap steril dan terbuka selama 24 jam setelah di bersihkan.

Sekian penjelasan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai tentang Cara mengobati keracunan merkuri dan terima kasih yang telah berkunjung ke situs resmi kami, semoga bermanfaat dan semoga membantu penyembuhan dalam penyakit yang di alaminya khususnya untuk penyakit keracunan merkuri.

Tags: