Cara Mengobati Hipertensi

Cara mengobati hipertensi dengan memanfaatkan tanaman tradisional menjadi pilihan kebanyakan orang selain obat-obatan yang diresepkan dokter. Mengapa demikian ? Karena cara mengobati hipertensi dengan herbal ini lebih mudah diterima oleh tubuh tanpa menimbulkan efek samping. Lalu apa saja tanaman tradisional yang dapat dijadikan sebagai obat hipertensi ? Simak ulasan berikut ini.

Cara Mengobati Hipertensi dengan Memanfaatkan Tanaman Tradisional Secara Alami

cara mengobati hipertensi

Siapa yang tak kenal dengan penyakit yang satu ini, penyakit hipertensi atau yang kita kenal dengan darah tinggi ini disebut-sebut dengan “silent killer” atau pembunuh diam-diam karena penyakit ini tidak menimbulkan gejala jangka panjang sehingga menyebabkan ancaman kesehatan yang serius.

Hipertensi adalah kondisi dimana saat pengecekan darah menunjuk pada angka 140/90 mmHg. Pada sebagian kasus, hipertensi ini disebabkan oleh faktor keturunan atau gaya hidup yang tidak sehat. Namun dapat juga disebabkan oleh adanya penyakit lain seperti jantung atau penyakit ginjal.

Ada beberappa cara mengobati hipertensi, selain mengkonsumsi obat-obatan dan melakukan perubahan gaya hidup,berikut inilah beberapa tanaman tradisional yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional hipertensi, diantaranya :

  • Daun basil

Daun basil atau daun selasih dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian yang dilakukan telah membuktikan bahwa ekstrak basil bisa membuat dinding arteri melebar dan aliran darah menjadi normal. Daun basil bisa dicampur dalam berbagai masakan, sop dan salad.

  • Kayu manis

Selain dijadikan sebagai bumbu masakan, kayu manis juga dapat dijadikan sebagai obat hipertensi. Selain itu, mengkonsumsi kayu manis setiap hari juga mampu menurunkan tekanan darah pada penderita diabetes. Ada dapat menyertakan ekstrak kayu manis kedalam menu makanan dengan menaburkan pada sereal sarapan anda seperti otmeal atau bahkan wedang untuk teh.

  • Bawang Putih

Bumbu dapur yang satu ini juga dapat menurunkan hipertensi sehingga pembuluh darah anda lebih rileks dan melebar. Hal ini karena bawang putih mengandung senyawa allicin. Anda dapat mengkonsuymsi 2 biji bawang putih secara langsung atau menambahkannya pada menu makanan anda.

  • Kapulaga

Tanaman yang berasal dari India ini sering dipakai bumbu untuk makanan khas Sumatera dan Mancanegara Timur Tengah Asia Selatan. Namun sebuah sudi menunjukan bahwa selain digunakan sebagai rempah, kapulaga juga dapat menurunkan hipertensi. Untuk itu anda dapat menyertakan biji kapulaga utuh maupun bumbu kedalam makanan anda.

  • Jahe

Jahe juga merupakan obat tradisional yang dapat menurunkan tekanan darah dengan membuat otot-otot pembuluh darah menjadi kendur. Hal ini dapat melancarkan sirkulasi darah dan membuat darah kembali normal. Anda juga bisa mengkonsumsi jahe dengan cara diolah menjadi minuman seperti wedang jahe, teh jahe atau menambahkan pada sup dan tumisan.

  • Daun salam

Daun salam memiliki mineral yang dapat memperlancar aliran darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Anda dapat merebus 10 lembar daun salam dengan tiga gelas air, kemudian rebus hingga tersisa 1 gelas kemudian konsumsi secara rutin.

  • Mengkudu

Mengkudu juga dapat membantu menurunkan hipertensi karena mengandung nutrrisi, vitamin, mineral, protein, zat-zat mikro serta antiinflamasi untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah. Mengkudu ini memberikan efek pelebaran darah sehingga tekanan yang ada pada dinding-dinding pembuluh darah.

Selain itu, masih banyak lagi tumbuhan tradisional yang dapat dijadikan sebagai cara mengobati hipertensi alami diantaranya dark cokelar, mentimn, tomat, daun alpukat, lemon, belimbing wuluh, madu, jeruk nipis, minyak zaitun, makanan yang mengandung asam amino, asam lemak omega, magnesium dan masih banyak lagi.

Adapun obat herbal yang kami rekomendasikan sebagai cara mengobati hipertensi yang sudah terbukti khasiatnya yaitu QNC Jelly Gamat. Simak kesaksian konsumen kami dan beberapa kandungan qnc jelly gamat dengan Klik Disini.

Terimakasih telah menyimak, semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat untuk anda. Jangan lupa untuk masukan, kritik dan saran anda pada kolom komentar. Salam sehat!

Tags: