Cara Mengobati Gagal Hati – Penyebab,Diagnosis dan Gejalanya

Cara Mengobati Gagal Hati – Selamat datang di situs www.jamuwalatra.com merupakan salah satu situs web yang menyajikan informasi seputar dunia kesehatan dan berbagai produk herbal alami. Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan informasi mengenai gagal hati. Tahukan Anda apa itu gagal hati? Berikut admin akan memberikan informasi lengkapnya untuk Anda mulai dari pengertian, penyebab, gejala, dan cara mengobati gagal hati.

Cara mengobati gagal hati

Cara Mengobati Gagal Hati – Penyebab, Diagnosis dan Gejalanya

Gagal hati atau dalam dunia medis lebih dikenal dengan liver failure adalah suatu kondisi dimana organ hati tidak dapat berfungsi akibat adanya kerusakan yang sangat luas. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian sehingga harus segera mendapatkan perawatan medis secepatnya.

Penyakit ini dapat di golongkan menjadi 3 yaitu:

  • Gagal hati akut (fulminant hepatic failure) : Berawal dari hati yang tidak berfungsi selama 8 jam. Dan biasanya gagal hati akut hanya berkembang dalam hitungan hari.
  • Gagal hati sub-akut (late-onset hepatic failure) : Kegagalan fungsi hati pada kondisi ini dapat terjadi dalam jangka waktu 8 hingga 26 minggu.
  • Gagal hati kronis (chronic decompensated hepatic failure) : Kerusakan fungsi hati pada kondisi ini terjadi secara perlahan bahkan bisa dalam waktu beberapa tahun hingga akhirnya organ hati mengalami kegagalan fungsi.

Penyebab Gagal Hati

Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemui pada pasien gagal hati, diantaranya:

  • Perlemakan pada hati (fatty liver)
  • Adanya infeksi parasit seperti schistosoma
  • Kelainan genetik
  • Infeksi hepatitis B dan hepatitis C
  • Konsumsi alkohol dalam jangka waktu panjang
  • Keracunan zat metal
  • Penggunaan paracetamol dalam dosis tinggi
  • Konsumsi obat-obatan seperti antibiotik dan antikejang

Diagnosis Gagal Hati

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan kondisi gagal hati. Pemeriksaan tersebut yaitu:

  • Pemeriksaan fungsi hati, seperti SGOT dan SGPT dari darah.
  • Pengecekan organ hati dengan USG, CT scan atau MRI untuk melihat bentuk hati, adakah kerusakan yang dapat menjadi tumor.
  • Pemeriksaan melalui biopsi pada jaringan hati, untuk mengetahui penyebab kerusakan pada hati.
  • EEG untuk mendeteksi adanya enselofati.

Gejala Gagal Hati

Gejala awal gagal hati biasanya tidak terlihat menimbulkan gejala apapun. Adapun gejala yang biasanya dapat dirasakan yaitu mual, diare, cepat lelah, dan nafsu makan menurun.

Adapun gejala yang akan muncul pada gagal hati yang bertahap lanjut, diantaranya:

  • Tubuh dan tungkai kaki biasanya akan bengkak, hal ini akibat hati yang tidak dapat memproduksi protein.
  • Badan terlihat menguning dan air seni menjadi berwarna seperti teh.
  • Payudara membesar dikarenakan adanya penumpukan hormon estrogen.
  • Terjadi pendarahan pada gusi dan saluran pencernaan.
  • Sulit tidur atau insomnia.
  • Disorientasi mental atau bingung (ensefalopati hepatik), juga bisa menyebabkan koma.
  • Perut mengalami pembengkakan.
  • Nafsu makan semakin berkurang, sehingga tubuh menjadi kurus.
  • Mudah lelah dan mengantuk.
  • Muntah darah.

Cara Mengobati Gagal Hati

Pengobatan yang dilakukan akan berbeda-beda tergantung pada tahapan gagal hati yang di derita.

Pada tahap awal, cara mengobati gagal hati dapat dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu penyebab dari kondisi gagal hati. Bila kondisi gagal hati ini disebabkan karena adanya infeksi hepatitis B ataupun hepatitis C, keracunan dan overdosis paracetamol, maka akan segera ditangani dengan pemberian obat-obatan. Pengobatan dengan cara ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan serta menetralkan efek obat atau racun pada hati. Dan jika penyebab timbulnya gagal hati dikarenakan kebiasaan minum alkohol, maka pengobatan yang terpenting yaitu dengan tidak lagi mengkonsumsi alkohol.

Sedangkan pada tahap lanjut atau gagal hati kronis. Cara pengobatannya akan ditujukan unutk menyelamatkan organ hati yang masih berfungsi dengan pemberian obat-obatan. Namun jika pengobatan ini tidak memberikan efek positif pada kesembuhan, maka cara mengobati gagal hati akan dilakukan dengan transplantasi hati, yaitu mengganti organ hati yang rusak dengan organ hati yang sehat melalui donor hati.

Cara Mencegah Terjadinya Gagal Hati

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah resiko terkena gagal hati, diantaranya:

  • Terapkan pola hidup dan pola makan yang sehat.
  • Jaga kebersihan diri, misalnya dengan mencuci tangan setiap sebelum makan.
  • Mendapatkan vaksin hepatitis atau immunoglobullin untuk mencegah timbulnya hepatitis A atau B.
  • Hindari pemakaian alat suntik yang sama dengan orang lain, hal ini untuk menghindari penularan virus penyebab hepatitis B dan hepatitis C.
  • Gunakan paracetamol sesuai dengan dosis yang ditentukan.
  • Hentikan kebiasaan meminum alkohol.

Berikut adalah beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan hati:

  • Sayur-sayuran jenis cruciferous, yaitu jenis sayuran seperti kembang kol, brokoli, bok choy, kol dan daikon.
  • Tanaman laut, seperti nori, dulse, wakame, arame, kombu, agar, hijiki dan klep.
  • Makanan yang mengandung sulfur, seperti telur, bawang merah, bawang putih dan bawang bombay.
  • Kacang-kacangan, biji-bijian dan padi-padian.
  • Buah-buahan, seperti buah dari keluarga beri diantaranya cranberi, raspberi dan stroberi.
  • Makanan yang mengandung lemak sehat, seperti minyak kelapa dan alpukat.
  • Rempah-rempah.
  • Dan berbagai jenis makanan fermentasi.

Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan mengenai penyebab, gejala, dan cara mengobati gagal hati. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi Anda.

Tags: