Cara Mengobati Dry Socket

Cara Mengobati Dry Socket – Selamat bergabung kembali bersama kami di Jamu Walatra situs penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan penjualan obat herbal secara online terbesar dan terpercaya di Indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai cara mengobati dry socket beserta penyebab dan gejalanya. Berikut kami sajikan informasinya untuk Anda.

Cara Mengobati dry socket – Penyebab dan Gejalanya

cara mengobati dry socket

Dry socket merupakan suatu kondisi peradangan yang terjadi di bagian tulang rahang setelah tiga atau empat hari pasca pencabutan gigi permanen. Komplikasi yang terjadi setelag pencabutan gigi ini dapat menyerang 2-3 persen pasien, dan 20% dari mereka terpaksa harus mencabut gigi geraham bungsu bawah.

Pada dasarnya, darah diarea pencabutan gigi ini akan membeku sehingga menutup dan melindungi saraf serta tulang dibawahnya. Darah beku tersebut juga akan membantu pertumbuhan tulang baru dan jaringan lunak di sekitarnya. Pada saat bekuan darah ini terlepas sebelum luka pulih, maka akan meninggalkan rongga kosong ditempat pencabutan. Dan inilah yang disebut dengan dry socket.

Apa Saja Gejala Dry Socket?

Setiap orang pasti akan mengalami rasa sakit setelah pencabutan gigi dan itu merupakan hal yang sangat wajar. Namun jika seseorang mengalami beberapa gejala seperti dibawah ini, kemungkinan seseorang tersebut mengalami dry socket.

  • Bau atau rasa tidak sedap pada mulut
  • Terjadi rasa sakit yang hebat setelah beberapa hari pasca pencabutan gigi
  • Muncul pembengkakan kelenjar getah bening disekitar rahang atau leher
  • Demam ringan
  • Muncul rasa sakit yang menjalar hingga ke telinga, leher, mata, atau kepala disisi yang sama dengan lokasi pencabutan
  • Bekuan darah (gumpalan) yang hilang, sehingga tulang rahang akan tampak rongga yang kosong

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala-gejala seperti diatas, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Apa Saja Penyebab Dry Socket?

Berikut adalah beberapa kondisi yang diduga dapat menyebabkan dry socket, diantaranya:

  • Kurangnya pasokan darah
  • Terjadi ketidakseimbangan hormon
  • Pencabutan gigi graham bungsu
  • Periodontitis (infeksi gusi)
  • Jarang membersihkan mulut
  • Mengkonsumsi pil kontrasepsi
  • Pernah mengalami dry socket sebelumnya
  • Terdapat bakteri dalam mulut sebelum prosedur pencabutan dilakukan
  • Adanya trauma pasca pencabutan atau operasi gigi
  • Terdapat sisa akar atau tulang yang tertinggal di area pencabutan gigi

Merokok juga dapat menjadi salah satu penyebab dry socket. Hal ini dikarenakan kandungan nikotin dalam rook dapat menurunkan aliran darah di area mulut, sehingga proses pembentukan bekuan akan mengalami hambatan.

Resiko terkena dry socket pun meningkat jika Anda tidak menjaga kesehatan gigi dengan tepat, memiliki infeksi di sekitar rongga, serta penggunaan obat-obatan jenis kortikostreoid saat pemulihan

Diagnosis Dry Socket

Dokter akan melakukan diagnosis dengan beberapa tahapan untuk mengetahui penyebab utama dari komplikasi yang terjadi. Kemungkinan dokter akan menanyakan beberapa hal seperti:

  • Bagaimana awal mula gejala muncul
  • Pemicu dari gejala yang dialami
  • Bagian mana yang terasa sakit
  • Tentang apa saja pengobtan yang sudah dilakukan
  • Obat apa saja yang sudah dikonsumsi
  • Gejala di luar area gigi dan mulut (misalnya demam)

Untuk mendukung jawaban yang diberikan, dokter juga akan melakukan tes fisik khususnya pada bagian mulut untuk melihat kondisi rongga, seperti ada tidaknya pembekuan darah, hingga adanya tulang yang tampak pada area penvabutan. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan bantuan X-Ray.

Cara Mengobati Dry Socket

Pengobatan dry socket dilakukan untuk mengendalikan rasa sakit yang dialami. Anda juga dapat membantu mempercepat penyembuhan dan mengurangi berbagai gejala selama perawatan dry socket yang dialami dengan mengikuti petunjuk dokter gigi. Dan berikut adalah beberapa cara mengobati dry socket yang dianjurkan oleh dokter:

  • Letakan kompres dingin di wajah setelah 2 hari pencabutan dan kompres hangat setelahnya, hal ini untuk mengurangi rasa nyeri akibat pembengkakan
  • Konsumsi obat anti nyeri (analgetik) sesuai resep dokter
  • Hindari rokok dan bahan yang berbau tembakau lainnya
  • Perbanyak minum air putih agar tetap terhidrasi
  • Berkumur denagn air garam hangat beberapa kali dalam sehari
  • Sikat gigi dengan lembut terutama di area sekitar dry socket

Atur jadwal pertemuan dengan dokter gigi atau ahli bedah untuk melakukan pergantian perban dan melakukan perawatan lainnya. Apabila Anda merasakan sakit yang semakin memburuk sebelum jadwal pertemuan, hubungi segera dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Pencegahan Dry Socket

Pada dasarnya kondisi dry socket ini dapat dicegah sebelum ataupun sesudah pencabutan gigi. Sebelum pencabutan gigi biasanya dokter menyarankan Anda untuk berhenti merokok dan menjaga kebersihan mulut dengan berkumur menggunakan obat antibakteri.

Setelah pencabutan, Anda dapat melakukan beberapa langkah pencegahan dry socket seperti:

  • Hindari aktivitas atau olahraga berat selama kurang lebih seminggu agar terhindari dari pencopotan pembekuan darah dari rongga.
  • Hindari mengkonsumsi makanan keras, pedas, panas, dan makanan yang sulit dikunyah untuk beberapa waktu. Anda disarankan untuk mengkonsumsi yogurt dan berbagai makanan lembut lainnya.
  • Hindari merokok atau mengkonsumsi tembakau selama 48 jam hingga seminggu kedepan untuk menghindari komplikasi.
  • Perbanyak konsumsi air putih. Hindari minuman yang mengandung alkohol, berkarbonasi, kafein atau minuam panas lainnya selama 24 ja, setelah operasi dilakukan.
  • Bersihkan mulut dengan larutan air garam hangat setiap 2 jam dan setelah makan selama seminggu.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengobati dry socket beserta penyebab dan gejalanya. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi Anda. Terima Kasih.

Tags: