Cara Mengatasi Tinea Capitis

Cara Mengatasi Tinea Capitis – Selamat datang dan selamat bergabung kembali bersama kami di Jamu Walatra pusat penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan situs resmi penjualan obat herbal secara online terpercaya di Indonesia. Adapun pada kesempatan kali ini kami akan berbagai informasi menarik mengenai cara mengatasi tinea capitis. Tahukah Anda apa itu tinea capitis? dan apa penyebab dan gejalanya? Berikut kami sajikan informasi lengkapnya untuk Anda.

Cara Mengatasi Tinea Capitis – Penyebab dan Gejalanya

cara mengatasi tinea capitis

Tinea Capitis merupakan suatu penyakit yang timbul akibat adanya infeksi jamur dermatofit pada batang rambut dan kulit kepala. Adapun gejala yang akan muncul akibat dari kondisi ini yaitu kulit kepala menjadi bersisik dan pitak, terjadi peradangan dan kebotakan meluas pada kulit kepala.

Pada umumnya penyakit ini sering menyerang anak-anak, terutama anak laki-laki sekitar usia 3-7 tahun. Penyakit ini sangat mudah menyebar, penyebarannya bisa melalui perantara sebuah benda yang sebelumnya sudah terkena jamur dermatofit atau bisa karena adanya kontak langsung dengan orang yang terinfeksi penyakit ini.

Apa Saja Penyebab Tinea Capitis?

Penyakit ini dapat terjadi karena ada beberapa jenis jamur yang disebut dengan dermatofita. Jamur ini kemudian menyebar dan menyerang bagian kulit kepala luar dan rambut. Pada umumnya infeksi ini lebih sering terjadi pada kulit kepala yang berkeringat dan lembab. Adapun jenis jamur dermatofit yang biasa menyerang rambut yaitu Trichophyton(T) dan Microsporum(M).

Penyakit tinea capitis ini merupakan jenis penyakit yang menular, dan berikut adalah cara pemularannya:

  • Manusia ke manusia : Penyebaran ini dapat terjadi karena adanya kontak langsung dengan kulit penderita yang terinfeksi.
  • Hewan ke manusia : Infeksi juga dapat terjadi karena adanya interaksi manusia dengan hewan. Anjing dan kucing merupakan salah satu hewan yang sering membawa jamur penyebab tinea kapitis.
  • Objek ke manusia : Penyebaran jamur tinea capitis juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan objek yang sudah terinfeksi dengan manusia atau hewan yang menderita tinea capitis. Objek atau benda tersebut dapat berupa sisir, handuk, seprai, atau pakaian.

Dan berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang terinfeksi tinea capitis, diantaranya:

  • Terjadi paparan dengan anak-anak lain : Penyebaran tinea capitis sangat umum terjadi di sekolah, hal ini karena penyebaran bisa dilakukan akibat adanya konatk fisik dengan penderita.
  • Faktir usia : Penyakit tinea capitis sangat rentan dialami oleh balita dan beberapa anak usia sekolah
  • Paparan terhadap hewan peliharaan : Beberapa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat terinfeksi jamur ini tanpa adanya gejala tertetntu. Oleh karena itu ketika anak-anak menyentuh hewan tersebut, maka penyebaran bisa saja terjadi.

Apa Saja Gejala Tinea Capitis?

Berikut adalah beberapa gejala yang dapat terjadi saat seseorang terinfeksi tinea capitis, diantaranya:

  • Rambut menjadi mudah rapuh dan lepas.
  • Terdapat area lunak yang terasa nyeri pada kulit kepala.
  • Kepala menjadi pitak secara perlahan seiring dengan berjalannya waktu.
  • Terdapat pitak dengan titik hitan yang kecil di area sekitar rambut yang lepas dari kulit kepala.
  • Terjadi satu atau lebih pitak berbentuk bulat dengan kulit bersisik yang terdapat pada lokasi tempat rambut lepas dari kulit kepala.
  • Area kulit yang bersisik memiliki warana kemerahaan atau ke abu-abuan.

Cara Mengatasi Tinea Capitis

Tinea capitis dapat diatas dengan memberikan oabt anti-jamur sesuai dengan resep dokter ke area yang terkena tinea capitis. Anda dapat melakukan pengobatan ini secara oral dengan durasi sekitar 6 minggu atau lebih.

Dokter mungkin juga akan memberkan shampo khusus untuk mencuci rambut, yang juga harus digunakan sesuai resep dokter. Cara mengatasu tinea capitis dengan memakai shampo ini bertujuan untuk membantu menghilangkan spora jamur dan mencegah terjadinya penyebaran infeksi ke orang lain atau ke bagian tubuh lainnya.

Cara Mengatasi Tinea Capitis Dengan Tanaman Tradisional

Berikut adalah beberapa tanaman tradisional yang dapat Anda gunakan sebagai cara mengatasi tinea capitis secara alami tanpa efek samping, diantaranya:

  • Cara Mengatasi Tinea Capitis dengan Lengkuas

Lengkuas adalah salah satu tanaman tradisional yang dapat Anda jadikan sebagai salah satu cara mengatasi tinea capitis secara alami. Cara pengolahannya sangat mudah, Anda hanya perlu mengambil 1 ibu jari lengkuas kemudian bersihkan dan haluskan dengan cara ditumbuk. Setelah itu, Anda dapat langsung mengoleskannya pada permukaan kulit yang terinfeksi.

  • Cara Mengatasi Tinea Capitis dengan Lidah Buaya

Pertama Anda ambil lendir lidah buaya kemudian oleskan lendir tersebut ke bagian kulit kepala yang mengalami tinea capitis secara merata. Lidah buaya memang sudah dikenal cukup lama mempunyai khasiat dan manfaat yang sangat baik dalam mengobati berbagai jenis penyakit.

  • Cara Mengatasi Tinea Capitis dengan Daun Ketapang

Daun ketapang merupakan salah satu tumbuhan alami yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam jamur pada kulit. Anda juga bisa menggunakan daun ketapang ini sebagai untuk mengatasi tinea capitis. Caranya ambil beberapa lembar daun ketapang, cuci hingga bersih kemudian tumbuk lalu hancurkan hingga halus. Setelah itu, balurkan tumbukan daun ketapang pada permukaan kulit yang terinfeksi jamur.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengatasi tinea capitis dengan pengobatan medis dan juga menggunakan tanaman tradisional. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

Tags: