Cara Mengatasi Sindrom Cushing

Cara mengatasi sindrom cushing – www.jamuwalatra.com-, Anda mengalami peningkatan lemak di sekitar punggung? Hati-hati tanda gejala sindrom cushing yang pada akhirnya akan memicu diabetes. Lalu apa anda tahu apa itu sindrom cushing dan bagaimana cara mengatasi sindrom cushing ? Mari simak informasinya.

Cara Mengatasi Sindrom Cushing, Gejala dan Penyebabnya

Cara mengatasi sindrom cushing

Sindrom cushing terjadi saat tubuh anda memiliki tingkat hormon kortisol tinggi secara tidak normal. Hormon kortisol adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adernal yang barada diatas ginjal. Hormon ini berufungsi untuki meningkatkan kadar gula darah, megurangi peradangan, dan mengatur tekanan darah. Hormon kortisol juga dikenal sebagai hormon stress juga berfungsi untuk mengontrol suasana hati dan rasa takut.

Namun, jika hormon kortisol yang tidak terkendali dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem tubuh lainnya seperti kadar gula darah tinggi, metabolisme lemak, tekanan darah, tone kontraksi jantung dan sistem saraf pusat. Sindrom cushing biasanya terjadi pada wanita pada usia 25-40 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan, pria dan anak-anak juga dapat mengalaminya.

Gajala sindrom cushing

Gejala sindrom cushing akan berbeda beda tergantung dari tingginya kadar kortisol dalam tubuh. Namun gejala umum yang biasa terjadi diantaranya :

  • Jaringan lemak meningkat di sekitar pinggang, punggung atas, antara bahu dan wajah hingga menyebabkan wajah membulat.
  • Lengan dan kaki ramping, kontras secara signifikam dengan timbunan lemak di bagian tubuh.
  • Pipi bengkak dengan bercak merah.
  • Strech mark merah atau ungu yang menyerupai garis belang pada perut, dekat ketiak dan payudara.
  • Jerawat
  • Kulit tipis memudar.
  • Lemas.
  • Depresi.
  • Gangguan kongitif.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Sakit kepala.
  • Pengeroposan tulang.
  • Gangguan pertumbuhan pada anak.

Apa penyebab sindrom cushing ?

Sindrom cushing disebabkan oleh kadar hormon kortisol terlalu tinggi dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh penggunaan obat kortikosteroid yang tinggi untuk waktu jangka panjang. Selain itu, sindrom cushing juga disebabkan oleh tingginya hormon adrenokortikotropik (ATCH) dalam tubuh. Tingginya ATCH ini juga mengakibatkan kelenjar adrenal menghasilkan hormon kortisol secara berlebihan. Adapun beberapa keadaan yang mengakibatkan tingginya ATCH diantanya :

  • Tumor di kelenjar hipofisis atau pituitari.
  • Tumor penghasil ACTH
  • Merski jarang terjadi, kelainan ini juga diwarisi oleh orangtua.
  • Kelainan kelenjar adrenal atau tumor.

Bagaimana cara mengatasi sindrom cushing ?

Pengobatan sindrom cushing dilakukan untuk mengurangi kadar kortisol dalam tubuh. Metode pengobatan yang dipilih tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Inilah beberapa cara mengatasi sindrom cushing, diantaranya :

  • Mengurangi penggunaan kortikosteroid dengan mengganti obat-obatan lin.
  • Bedah untuk sindrom cushing yang disebabkan oleh tumor. Baik di kelenjar hipofisis, kelenjar adrenal, pankreas atau paru-paru.
  • Radioterapi jika tumor pada kelenjar hipofisis tidak bisa diangkat.
  • Obat-obatan akan diberikan jika bedah dan radioterapi tidak bisa berhasil dengan pemberian obat ketoconazole, mitotane dan metyrapone.

Jika metode pengobatan tersebut tidak efektif, maka pembedahan atau pengankatan kelenjar adrenal harus dilakukan untuk mengatasi kelebihan kortisol. Namun pasien harus membutuhkan obat pengganti hormon seumur hidup. Informasi lebih lengkap silahkan konsultasikan dengan dokter anda. Semoga informasinya bermanfaat bagi anda. Salam sehat!

Tags: