Cara mengatasi SIDS

Cara mengatasi SIDS – Anda mungkin pernah mendengar cerita mengenai bayi baru lahir yang tiba-tiba meninggal secara mendadak tanpa diketahui apa penyebabnya. Kematian bayi yang baru lahir secara mendadak ini dikenal dengan nama sudden infant death syndrome (SIDS).

Sebelumnya, kami ucapkan selamat datang di www.jamuwalatra.com situs penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan penjualan obat herbal secara online terbesar dan terpercaya di Indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai cara mengatasi SIDS beserta penyebab dan gejalanya. Berikut kami sajikan informasinya untuk Anda.

Cara Mengatasi SIDS – Penyebab dan Gejalanya

cara mengatasi SIDS

SIDS atau singkatan dari sudden infant death syndrome merupakan suatu kondisi dimana bayi berusia dibawah 1 tahun mengalami kematian mendadak, dan umumnya kondisi ini terjadi tanpa menimbulkan gejala-gejala sebelumnya. Dari sebagain besar kasus yang terjadi, kematian ini terjadi pada saat bayi sedang tertidur. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan jika kematian tersebut akan terjadi pada saat bayi terbangun.

Bayi yang usianya kurang dari 1 tahun dalam kondisi sehat dan tiba-tiba ia meninggal tanpa diketahui pasti apa penyebabnya. Pada umumnya banyak sekali hal yang dapat menyebabkan kejadian ini. Ada beberapa yang mengatakan bahwa kejadian ini akibat adanya kelainan di bagian otal yang mengatur pernafasan bayi.

Apa Saja Sebenarnya Penyebab SIDS?

Pada umumnya penyebab dari SIDS ini belum dapat diketahui dengan pasti. Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang dapat memungkinkan kejadian ini, diantaranya:

Adanya keterlambatan perkembangan bayi

Sebuah hipotesis menyebutkan bahwa SIDS dapat disebabkan karena adanya keterlambatan atau kelainan perkembangan pada sel-sel saraf otak yang sangat penting daam fungsi jantung danparu-paru normal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakuakn pada otak bayi yang meninggal akibat SIDS menunjukan bahwa terjadi keterlambatan dalam perkermbangan dan fungsi jalur saraf pengikat serotin pada otak.

Posisi Tidur Bayi Yang Salah

Perlu Anda ketahui bahwa jika bayi tertidur dalam keadaan terlungkup atau miring, maka bayi cenderung akan kesulitan untuk bernafas. Karena apabila bayi tidur dengan keadaan terlungkup, pergerakan udara dimulutnya menjadi terganggu dikarenakan adanya penyempitan jalan napas. Hal ini akan menyebabkan bayi menghirup gas karbon dioksidan yang ia kelaurkan, sehingga kadar oksigen dalam tubuhnya akan berkurang dan akhirnya bayi bisa meninggal.

Bayi Lahir Dengan Berat Yang Rendah

Pada umunya bayi prematur atau bayi kembar terlahir dengan berat badan yang lebih rendah. Bayi dengan kondisi ini cenderung akan memiliki otak yang belum matang, sehingga bayi kurang memiliki kendali atas pernapasan dan detak jantungnya.

Hipertermia (kepanasan)

Suhu ruangan yang terlalu panas saat bayi sedang tidur juga dapat meningkatkan resiko SIDS. Selainitu pemakaian pakaian yang tebal dan tertutup pun akan meningkatkan metabolisme bayi, sehingga bayi dapat kehilangan kontrol pernapasannya dan bayi bisa meningal karena kondisi ini.

Resiko bayi mengalami SIDS juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari sang ibu selama masa kehamilan, seperti:

  • Merokok selama masa kehamilan
  • Tidak melakukan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan selama masa kehamilan
  • Sang ibu mengandung saat masih berusia dibawah 20 tahun
  • Mengkonsumsi alkohol atau menyalahgunakan NAPZA

Terdapat pula beberapa faktor yang dapat meningakatkan resiko bayi mengakami SIDS, seperti:

  • Bayi yang dilahirkan secara prematur
  • Terpapar asap rokok
  • Sang ibu pernah melahirkan anak yang meninggal akibat SIDS
  • SIDS sering terjadi pada bayi berumur 2-4 bulan
  • Pada umumnya SIDS lebih rentan dialami oleh bayi laki-laki.

Cara Mengatasi SIDS ( Sudden Infant Death Syndrome)

Beerikut adalah beberapa cara mengatasi SIDS yang dapat Anda lakukan, diantaranya:

  • Pakaian pakaian hangat dan nyaman pada bayi.Berikan pakaian yang mampu menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat, tanpa harus membalutnya kembali dengan kain atau selimut tambahan. Anda juga harus menghindari menyelimuti kepala bayi dengan benda apapun.
  • Jaga dan atur tempat tidur bayi dengan baik. Hindari penggunaan tempat tidur yang tebal dan terlalu empuk. Serta hindari meninggalakan bantal atau mainan yang empuk di boks bayi.
  • Tidurkan bayi pada posisi terlentang.Awasi selalu posisi tidur bayi, jangan biarkan bayi tidur dengan posisi terlungkup atau miring, dan tidurkan bayi dengan posisi terlentang.
  • Jangan berikan madu pada bayi dibawah usia 1 tahun.Hal ini dikarenakan madu dapat menyebabkan bayi menderita boyulisme. Perlu Anda ketahui bahwa botulisme dan bakteri penyebab botulisme dapat dihubungkan dengan kejadian SIDS pada bayi.
  • Berikan asupan ASI pada bayi Anda, setidaknya selama 6 bulan pertama bayi
  • Imunisasi bayi Anda secara lengkap.Berdasarkan hasil penelitian, mereka mengungkapkan bahwa bayi yang mendapatkan imuniasai sesuai dengan rekomendasi dapat menurunkan risikonya terhadap SIDS sebesar 505 dibandingkan dengan bayi yang tidak menerima imunisasi lengkap.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengatasi SIDS ( Sudden Infant Death Syndrome ) . Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima Kasih.

Tags: