Cara Mengatasi Penyakit Saraf Motorik

Cara Mengatasi Penyakit Saraf Motorik-, Selamat berkunjung kembali bersama kami di www.jamuwalatra.com yang selalu menyediakan informasi seputar kesehatan. Pada kesempatan ini, kami akan memberikan informasi terkait cara mengatasi penyakit saraf motorik. Mari simak informasi selengkapnya.

Cara Mengatasi Penyakit Saraf Motorik, Gejala dan Penyebabnya

cara mengatasi penyakit saraf motorik

Penyakit saraf motorik adalah gangguan saraf yang disebabkan oleh kerusakan bagian-bagian sistem saraf motorik secara progresif. Saraf motorik adalah bagian tubuh yang mengontrol aktivitas otot penting seperti berjalan, bicara, menggenggam, bernafas dan menelan.

Penyakit saraf motorik yang paling banyak terjadi adalah amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Kondisi ini umumnya diderita oleh orang dewasa diatas 40-65 tahun dan lebih banyak terjadi pada pria.

Apa penyebab penyakit saraf motorik ?

Meski belum diketahui secara pasti, penyakit saraf motorik menyebabkan terganggunya bagian saraf motorik bagian atas (upper motor neuron/UMN) dan saraf motorik bagian bawah (lower motor neuron (LMN). Otot tidal bekerja dengan baik jika terjadi gangguan sinyal antara LMN dengan otot. Kemudian hal ini bisa menyebabkan otot secara bertahap melemah dan bekedut tidak terkendali. Sementara jika terjadi gangguan di bagian saraf UMN dan LMN maka akan menyebabkan kekakuan otot, serta pergerakan tubuh menjadi berat dan lambat bahkan menghilang.

Apa tanda-tanda gejala penyakit saraf motorik ?

Gejala penyakit saraf motorik akan muncul secara bertahap dari salah satu sisi tubuh. Gejala awal yang terjadi biasanya seperti :

  • Kaki yang jatuh karena lemahnya pergelangan otot kaki
  • Menyeret kaki
  • Sulit menggenggam
  • Sulit mengangkat lengan karena pundak terasa lemah
  • Bicara tidak jelas
  • Otot berkedut atau kram otot
  • Kesulitan menjaga postur tubuh
  • Otot untuk bicara, menelan mulai terganggu
  • Sering terbangun di malam hari karena kurangnya oksigen ke otak

Adapun bebera gejala tingkat lanjut seperti kesulitan menggerakan badan, otot kaku dan sendi nyeri, kelebihan air liur, menguap berlebihan, sulit mengendalikan emosi dan menangis tidak terkontrol, sesak nafas.

Bagaimana cara mengatasi penyakit saraf motorik ?

Dokter akan melakukan pemeriksaan dengan melihat gejala-gejala yang dirasakan dengan melakukan pemeriksaan fisik dan neurologis. Beberapa pemeriksaan tersebut seperti Elektromiografi (EMG), Tes darah, analisis cairan otak dan saraf tulang belakang, pemindaian MRI, biopsi otot atau saraf. Serangkaian pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengukur aktifitas listrik dari otot yang akan menunjukka gejala seberapa baik saraf bekerja.

Meski belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan penyakit saraf motorik. Dokter akan melakukan penanganan untuk cara mengatasi penyakit saraf motorik untuk meredakan gejala dan menekan tingkat keparahan dengan memberikan obat seperti :

  • Obat nusinersen. Untuk mengobati atrofi otot spinal dengan cara pemberian melalui intra tekal yaitu disuntikan ke cairan otak dan saraf tulang belakang.
  • Obat riluzole. untuk mengobati amytrophic sclerosis (ALS) dengan menghambat progresivitas kerusakan saraf.
  • Obat pelemas otot. Untuk mengurangi gejala kaku pada otot dan saraf tulang belakang.
  • Obat quinine. Untuk meredakan gejala kram otot.
  • Fisioterapi untuk memperbaiki postur tubuh, mencegah kaku sendi dan memperlambat gejala kelemahan serta atrofi otot.
  • Obat pereda nyeri

Penyakit saraf motorik juga dapat menimbulkan komplikasi seprti infeksi saluran kemih, pneumonia aspirasi, konstipasi, depresi dan kelumpuhan. Bahkan komplikasi yang paling berbahaya adalah terjadinya gagal napas yang dapat menyebabkan kematian.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan terkait cara mengatasi penyakit saraf motorik. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat bagi anda, jangan lupa untuk masukan kritik dan saran anda di kolom komentar. Salam sehat!

Tags: