Cara Mengatasi Malnutrisi Energi Protein

Cara Mengatasi Malnutrisi Energi Protein – Selamat bergabung kembali bersama kami di www.jamuwalatra.com situs penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan penjualan obat herbal secara online terbesar dan terpercaya di Indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai cara mengatasi malnutrisi energi protein beserta penyebab dan gejalanya. Berikut kami sajikan informasinya untuk Anda.

Cara Mengatasi Malnutrisi Energi Protein – Penyebab dan Gejalanya

cara mengobati malnutrisi energi protein

Malnutrisi energi protein adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan asupan energi dan protein. Tanpa adanya protein dan sumber energi lainnya yang memadai dalam tubuh, maka fungsi organ tubuh akan terganggu, tubuh juga akan mudah mengalami luka atau cedera serta pertumbuhan tubuh pun akan menjadi tidak sempurna.

Pada dasarnya terdapat 2 jenis kondisi yang menandai seseorang mengalami malnutrisi energi protein, yakni kwashiorkor dan marasmus.

  • Kwashiorkor merupakan defisiensi protein yang parah, dimana terjadi kekurangan asupan makanan yang menjadi sumber protein. kondisi ini ditandai dengan adanya penumpukan cairan (edema) dan kelemahan pada anggota tubuh.
  • Marasmus merupakan suatu kondisi gizi buruk yang sangat parah dimana tubuh mengalami defirnsi protein, lemak, karbohidrat dan nutirisi penting lainnya. Kondisi marasmus umumnya ditandai dengan berat badan yang rendah.

Malnutrisi merupakan suatu kondisi yang sangat umum ditemui dan dapat terjadi pada semua kalangan usia. Jika pun kondisi ini terjadi pada orang dewasa atau lansia, maka mereka akan mengalami beberapa masalah kesehatan seperti:

  • Terdapat luka yang sulit sembuh.
  • Kelemahan pada otot, yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kejatuhan dan patah tulang.
  • Mengalami sistem imun yang lemah, sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi.

Apa Saja Gejala Malnutrisi Energi Protein?

Berikut adalah beberapa gejala yang dapat menandakan seseorang mengalami malnutrisi energi protein, diantaranya:

  • Diare
  • Kulit kering
  • Mudah kesal
  • Kaki dan tangan menjadi kaku atau mengalami kesemutan
  • Pernafasan menjadi lebih lambat
  • Bada terlihat lemah dan lelah
  • Rambut mengalami kerontokan
  • Suhu tubuh menjadi lebih rendah
  • Terjadi perubahan sikap, seperti apatis, gelisah atau kurang perhatian

Pada kondisi malnutrisi marasmus gejala yang akan muncul pada umumnya berupa dehidrasi, penyusutan lambung, dan terjadi penurunan berat badan. Sementara gejala yang akan muncul pada penderita kwashiorkor adalah edema (tubuh menjadi bengkak karena adanya penumpukan cairan), kenaikan berat dan pertumbuhan badan yang terhambat serta terjadi pembengkakan di perut.

Apa Penyebab Malnutrisi Energi Protein ?

Malnutrisi terjadi karena tubuh kekurangan gizi dan protein yang sangat penting, sehingga kondisi ini akan menyebabkan penderitanya mengalami kondisi kesehatan yang buruk. Berikut adalah beberapa penyebab dari malnutrisi energi protein, diantaranya:

  • Masalah kesehatan mental. Pada umumnya jika seseorang mengalami kesehatan mental seperti depresi, maka orang tersebut biasanya akan mengalami kebiasaan makan yang malnutrisi.
  • Pola makan yang buruk. Jika seseorang tidak memenuhi asupan makanan yang cukup atau banyak mengkonsumsi makanan yang kurang kandungan gizi, maka ia akan sangat bersiko mengalami malnutrisi.
  • Masalah mobilitas. Biasanya orang-orang yang mempunyai masalah mobilitas akan mengalami malnutrisi, hal ini dikarenakan mereka tidak dapat membeli makanan atau tidak dapat menyiapkan makanan dengan mudah.
  • Alkoholisme. Merupakan penyakit jangka panjang kronis, seseorang yang mengalami kondisi ini biasanya akan menderita gastritis atau kerusakan pankreas. Masalah ini nantinya akan mengganggu kemampuan tubuh dalam mencerna makanan, menyerap vitamin dan menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme.
  • Adanya masalah pencernaan dan kondisi lambung. Pada umumnya terdapat seseorang yang bisa makan dengan baik, namun tubuh mereka tidak dapat menyerap asupan gizi yang diperlukan. Misalnya pasien yang menderita penyakit Celiac, umumnya mereka memiliki kelainan genetik yang membuat mereka menjadi intoleran terhadap gluten. Pasien yang menderita penyakir ini umumnya akan beresiko lebih tinggi mengalami kerusakan lapisan usus, hal ini menyebabkan penyerapan makanan yang buruk pada tubuh.

Berikut adalah beberapa faktor sosisal yang dapat menyebabkan kondisi malnutrisi energi protein:

  • Faktor kemiskinan
  • Ketergantungan terhadap orang lain untuk makan
  • Masa penyapihan air susu ibu yang tidak tepat pada anak.
  • Kelaparan dan kekurangan bahan pangan.

Cara Mengatasi Malnutrisi Energi Protein

Pengobatan untuk mengatasi malnutrisi energi protein biasanya diawali dengan memperbaiki kadar elektrolit dan cairan tubuh yang tidak normal. Selain itu, pasien juga harus mengalami pengobatan infeksi apabila ia mengalami infeksi akibat malnutrisi.

Cara mengatasi malnutrisi energi protein yang kedua yaitu dengan memberikan asupan nutrisi melalui pola makan yang teratur. Adapun makanan yang harus diberikan adalah makanan yang bahan dasarnya susu. Dokter juga akan memberikan suplemen multivitamin atau suplemen protein cair, serta obat-obatan tertentu guna meningkatkan selera makan pasien. Pasien juga sangat disarankan agar selalu memeriksakan dirinya ke dokter secara rutin.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengatasi malnutrisi energi protein beserta penyebab dan gejalanya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

Tags: