Cara Mengatasi Keracunan Sianida

Cara Mengatasi Keracunan Sianida – Selamat bergabung kembali bersama kami di Jamu Walatra yang merupakan situs resmi penjualan obat herbal aman dan terpercaya di Indonesia serta penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai cara mengatasi keracunan sianida beserta penyebab dan gejalanya. Berikut kami sajikan informasi lengkapnya untuk Anda.

Cara Mengatasi Keracunan Sianida – Penyebab dan Gejalanya

cara mengatasi keracunan sianida

Tahukah Anda apa itu sianida? Sianida merupakan senyawa kimia berbahaya yang dapat menyebabkan kematian pada seseorang yang terpapar oleh zat ini. Sianida sendiri daapt ditemukan dalam berbagai bentuk, ada yang berupa seperti gas dan tidak berwarna misalnya hidrogen sianida (HCN) atau sianogen klorida (CNCI), ada juga yang berbentuk kristal seperti kalium sianida (KCN) atau natrium sianida (NaCN).

Pada umumnya sianida digunakan dalam bidang industri. Seperti pada industri pertambangan, sianida digunakan dalam proses ekstrasi emas. Sedangkan industri manufaktur yang digunakan sebagai bahan pembuatan plastik, tekstil, atau kertas. Senyawa kimia ini juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu cara membasmi hama dan serangga.

Keracunan sianida merupakan suatu kondisi dimana seseorang terpapar oleh zat sianida dalam jumlah yang banyak, kondisi ini dapat memicu terjadinya hipoksia serta dapat menjadi penyebab kematian. Hal ini karena zat yang terkandung di dalam sianida akan langsung berjalan menuju otak dan jantung sehingga kedua organ tersebut akan mengalami kerusakan. Seperti yang kita ketahui bahwa otak dan jantung merupakan organ yang paling banyak menggunakan oksigen untuk menjalankan fungsinya.

Apa Saja Penyebab Seseorang Mengalami Keracunan Sianida?

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami keracunan sianida. Misalnya seseorang yang menghirup asap kebakaran yang mengandung sianida, hal ini dapat terjadi ketika beberapa komponen yang mengandung material sianida seperi plastik, busa atau bahan alami seperi wol dan sutra terbakar dan akan menimbulkan asap yang mengandung sianida.

Selain itu, keracunan sianida juga dapat terjadi di dunia industri yang menggunakan bahan sianida, seperti pabrik industri logam, pertambangan, platik, pewarna, dan perhiasan. Dalam dunia industri, keracunan sianida dapat terjadi akibat adanya kelalaian atau kecelakaan kerja, hal ini dapat terjadi ketika pekerja tidak sengaja terpapar sianida, entah itu tertelan ataupun terhirup.

Seseorang juga bisa terpapar racun sianida melalui makanan yang di dalamnya terkandung cukup banyak sianogen. Rokok adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan sianida secara alami. Oleh sebab itu, perokok yang aktif memiliki kadar sianida 2,5 kali lebih tinggi dalam darahnya dibandingkan dengan bukan perokok.

Apa Saja Gejala Yang Timbul Akibat Keracunan Sianida?

Gejala yang muncul akibat keracunan sianida dapat berbeda-beda tergantung dari seberapa banyak jumlah sianida yang masuk dalam tubuh. Jika jumlah sianida yang terpapar hanya sedikit dalam waktu yang lama, biasanya gejala akan muncul secara bertahap. Umunya penderita akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • Mengalami perubahan dalam mengecap rasa.
  • Merasa cemas.
  • Muntah.
  • Sakit Kepala.
  • Dan mengalami sakit di bagian perut dan dada.

Sedangkan jika seseorang mengalami keracunan sianida dalam jumlah yang banyak, maka gejala akan muncul dengan cepat. Hal ini karena racun sianida akan seketika merusak bagian fungsi otak dan jantung, kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya mengalami kejang-kejang, koma bahkan bisa terjadi kematian seketika.

Berikut adalah beberapa gejala umum yang terjadi ketika seseorang mengalami keracuanan sianida berlebih:

  • Mengalami hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Terjadi kerusakan pada paru-paru
  • Kejang-kejang
  • Terjadi kegagalan dalam sistem pernafasan
  • Hilang kesadaran

Biasanya seseorang yang mengalami keracunan sianida warna kulitnya akan berubah menjadi kemerahanan, hal ini karena oksigen tidak bisa masuk ke sel tubuh dan terperangkap dalam darah.

Cara Mengatasi Keracunan Sianida

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakuakn untuk mengatasi keracunan sianida. Berikut adalah pertolongan pertama jika Anda atau orang lain terkena paparan sianida, yaitu:

  • Jika Anda berada berada di dalam ruangan yang penuh dengan gas sianida, segera bergegas keluar dan cari udara segar. Jika kondisi tidak memungkinkan Anda untuk keluar ruangan, Anda bisa tiarap sedekat mungkin dengan tanah serta lindungilah pernafasan Anda.
  • Aliri mata Anda dengan air selama 10-15 menit jika pandangan terasa kabur dan mata terasa panas.
    Jika terjadi kebakaran, sebisa mungkin Anda harus segera jauhi area tersebut agar udara kotor tidak terhirup oleh tubuh.
  • Jika rambut atau tubuh Anda terkena paparan sianida, sebaiknya segera cuci dan bersihkan tubuh dengan air dan sabun selamat 20 menit.
  • Apabila Anda menelan sesuatu yang mengandung sianida, usahakan jangan meminum air lainnya dan jaga diri Anda agar tidak muntah.
  • Jika pakaian atau barang lainnya yang melekat di tubuh terkena sianida, maka Anda harus segera melepaskannya dan segera masukan ke dalam kantong plastik lalu tutup, setelah itu lapisi kemnbali kantong plastik tersebut.

Jika Anda menemukan seseorang yang terkena racun sianida melalui makanan atau minuman, Anda dapat membawa orang tersebut ke ruangan terbuaka agar dia bisa menghirup udara segar. Hal yang perlu diingat adalah Anda tidak boleh memberinya nafas buatan langsung dari mulut ke mulut, sebaiknya Anda segera menghubungi tim medis supaya korban dapat mendapat pertolongan dengan cepat dan agar Anda tidak ikut terkontaminasi racun sianida.

Demikianlah infromasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengatasi keracuanan sianida serta penyebab dan gejalanya. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

Tags: