Cara Mengatasi ITP

Cara Mengatasi ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura)-, Selamat bergabung kembali bersama www.jamuwalatra.com yang mana merupakan situs resmi penyedia informasi seputar kesehatan dan cara mengobatinya. Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi terkait cara mengatasi ITP (Idiopathic Thrombocytopenic purpura). Lalu apakah anda tau apakah itu ITP ? Mari simak penjelasanya berikut ini.

Cara Mengatasi ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura), Gejala dan Penyebabnya

cara mengatasi ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura)

ITP atau Idiopathic Thrombocytopenic Purpura adalah penyakit kelainan pada autoimun. ITP disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang trombosit sehat. Kondisi ini menyebabkan seseorang mudah mengalami memar atau berdarah secara berlebihan karena disebabkan oleh tingkat trombosit yang rendah.

Kondisi ini dapat terjadi pada siapapun, namun paling rentan terjadi pada anak-anak usia 2-5 tahun dan orang dewasa pada usia 20-50 tahun dan terjadi pada wanita. ITP pada anak biasanya bisa pulih sepenuhnya tanpa melalui pengobatan khusus. Sedangkan pada orang dewasa, ITP memerlukan penanganan khusus karena bersifat kronis dan dapat terjadi dalam jangka panjang.

Apa tanda-tanda gejala ITP ?

Gejala umum yang timbul saat anda menderita ITP adalah ;

  • Munculnya bintik-bintik ruam merah
  • Memar pada bagian tubuh
  • Mimisan
  • Pendarahan
  • Gusi berdarah
  • Darah pada urine atau tinja
  • Menstruasi berkepanjangan
  • Kelelahan

Namuan gejala pada anak-anak jarang sekali muncul karena sistem kekebalan tubuhnya secara keliru menghasilkan antibodi terhadap tromobosit setelah infeksi atau virus. Inilah reaksi sistem kekebalan tubuh yang bisa terjadi selama beberapa minggu dan menghilang. Namun pada sebagian kasus, ITP dapat menjadi kronis dan berkelanjutan. Jika anda khawatir terhadap suatu gejala, maka segera periksakan diri ke dokter.

Apa penyebab ITP ?

Penyebab ITP sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Orang yang menderita ITP memiliki sistem kekebalan tubuh yang keliru dan menyerang trombosit seolah-olah mereka adalah unsur asing yang berasal dari luar tubuh. Trombosit itu sendiri akan dihancurkan dalam tubuh sehingga jumlahnya akan menurun dan menyebabkan adanya pendarahan.

Meski belum dipastikan penyebabnya, adapun beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena ITP seperti pada anak-anak yang terinfeksi virus seperti gondok atau influenza, pengidap HIV dan penggunaan obat-obatan selama kehamilan.

Bagaimana cara mengatasi ITP ?

Cara mengatasi ITP akan berbeda beda. Pengobatannya akan tergantung pada tingkat keparahan penyakit. Untuk mendiagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan medis dan fisik. Selain itu akan melakukan tes darah untuk mengetahui kadar trombosit dalam darah dan melakukan pemeriksaan sumsum tulang untuk mengenali penyebab rendahnya trombosit dalam darah.

Setelah itu, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengobati ITP, diantaranya ;

  • Throbopoietin receptor agonists untuk meningkatkan produksi trombosit.
  • Kortikosteroid untuk meningkatkan jumlah trombosit dengan cara menekan sistem kekebalan tubuh.
  • intravenous immune globulin (IVIG) untuk meningkatkan sel darah sebelum operasi dan menghentikan pendarahan.
  • Terapi biologis seperti obat rituximab yang akan diberikan jika kortikosteroid tidak membantu.

Jika obat-obatan diatas tidak membantu dalam mengatasi gejala yang muncul. Maka akan dilakukan operasi pengangkatan limpa atau splenektomi untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh dan menghilangkan sumber utama perusak trombosit.

Perlu anda ketahui, bahwa penggunaan obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen, dan obat-obatan pengencer darah perlu anda hindari karena dapat melemahkan fungsi trombosit dalam tubuh. Selain itu, anda juga perlu melakukan gaya hidup sehat untuk membantu mengobati ITP seperti melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, ikuti instruksi dokter, batasi minuman beralkohol, menghindari olahraga.

Demikianlah infprmasi yang dapat kami sampaikan terkait cara mengatasi ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura). Semoga bermanfaat.

Tags: