Cara Mengatasi Infeksi Nosokomial

Cara Mengatasi Infeksi Nosokomial-, Terimakasih telah bekunjung di www.jamuwalatra.com yang mana merupakan situs resmi penyedia informasi seputar kesehatan, kecantikan dan pengobatan berbagai jenis penyakit secara alami. Adapun pada kesempatan ini, kami akan mengupas tuntas tentang cara mengatasi infeksi nosokomial. Lalu apakah itu infeksi nosokomial ? Simak penjelasanya berikut ini.

Cara Mengatasi Infeksi Nosokomial, Gejala dan Penyebabnyacara mengatasi infeksi nosokomial

Infeksi nosokomial adalah infeksi yang menyebar di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Infeksi nosokominal terjadi pada perawat atau pasien saat sedang melakukan perawatan di rumah sakit. Menurut WHO, sekitar 8,7% pasien rumah sakit mengalami infeksi nosokomial. Jenis infeksi ini dapat terjadi di seluruh dunia dan akan berpengaruh buruk pada kondisi kesehatan di negara-negara miskin dan berkembang. Selain itu, infeksi nosokomial ini juga termasuk salah satu penyebab kematian terbesar pada pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Infeksi nosokomial dapat menyebabkan bermacam-macan penyakit dengan gejala yang berbeda, beberapa penyakit yang paling sering terjadi akibat infeksi nosokomial diantaranya adalah infeksi aliran darah primer (IADP), pneumonia, Infeksi saluran kemih (ISK), infeksi luka operasi (ILO).

Apa penyebab infeksi nosokomial ?

Selain disebabkan oleh kekebalan tubuh yang lemah, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab infeksi nosokomial, seperti ;

Bakteri, jamur dan virus yang ada di rumah sakit. Bakteri tersebut dapat dari orang lain atau bakteri yang mengontaminasi lingkungan rumah sakit ataupun alat-alat medis di rumah sakit.
Kondisi pasien yang lemah, misalnya infeksi ini lebih rentan terjadi pada usia lanjut dan pada bayi yang memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah atau terkena pada pasien yang memiliki penyakit kronis.
Faktor lingkungan rumah sakit yang padat.

Apa ciri-ciri dan gejala infeksi nosokomial ?

Pada umumnya, gejala yang dialami sama dengan tanda-tanda infeksi lainya seperti demam, nyeri, iritasi, mengeluarkan cairan, takikardia, sesak dan lemas. Dan gejalanya ini akan muncul pada rentang waktu ;

  • 48 jam setelah masuk rumah sakit
  • 3 hari setelah pelepasan
  • 30 hari setelah operasi

Cara mengatasi infeksi nokosomial

Cara mengatasi infeksi nokosomial akan berbeda. Pada sebagian kasus, antibiotik akan diberikan untuk melawan infeksi yang dapat menyerang hampir seluruh jenis bakteri. Anti jamur juga antivirus akan diberikan jika dicurigai penyebabnya dari jamur atau virus.

Jika perlu, seluruh alat yang menempel pada tubuh seperti kateter, selang napas, selang infus atau hal lainnya akan segera dicabut jika mengakibatkan infeksi. Lalu, terapi suportif seperti pemberian cairan, oksigen atau obat untuk mengatasi demam akan diberikan.

Adapun jika infeksi nokosominal yang terjadi seperti infeksi pada luka operasi, prosedur operasi debridemet akan dilakukan dengan cara memotong atau mengangkat jaringan yang tidak sehat.

Selain itu, pengobatan dirumah juga dapat dilakukan untuk cara mengatasi infeksi nosokominal dengan cara menjaga kebersihan saat tinggakl di rumah sakit dan mensterilkan peralatan rumah sakit dengan hati-hati .

Demikianlah informasi terkait cara mengatasi infeksi nosokomial berikut gejala dan penyebabnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat bagi anda. jangan lupa untuk share di media sosial anda untuk berbagi informai dengan yang lainnya.

Tags: