Cara Mengatasi Hiponatremia

Cara mengatasi hiponatremia – Selamat datang dan selamat berkunjung di website resmi kami www.jamuwalatra.com yang mana merupakan situs resmi yang selalu memberikan informasi mengenai kesehatan. Pada kesempatan kali ini, terlebih dahulu kami akan menginformasikan sekaligus menjelaskan mengenai tentang Cara mengatasi hiponatremia. Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita simak penjelasan berikut ini.

Cara Mengatasi Hiponatremia

Hiponatremia adalah di mana kondisi gangguan elektrolit saat kadar natrium (sodium) dalam darah lebih rendah dari batas normal, dalam tubuh kita natrium mempunyai sejumalh fungsi di antaranya untuk mengendalikan kadar air dalam tubuh, menjaga tekanan darah bahkan mengatur sistem saraf dan kinerja otot.

Faktor Resiko Hiponatremia

Faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami hiponatremia, di antaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Aktifitas fisik

Konsumsi terlalu banyak air ketika melakukan olahraga misalnya maraton dapat menyebabkan kadar natrium dalam darah menurun

  • Usia

Lansia dan bayi mempunyai kecenderungan yang lebih tinggi dan mengalami hiponatremia, kedua kelompok usia ini kurang bisa mengekspresikan rasa haus dan kurang bisa mengendalikan asupan cairan dalam tubuh.

Penyebab Hiponatremia

Kadar natrium pada kondisi normal yakni 135 sampai 145 mEq/liter dan bisa di anggap mengalami hiponatremia. Ada beberapa kondisi yang di ketahui dapat menyebabkan hiponatremia, di antaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Diare atau muntah parah dan kronis

Dengan kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan natrium

  • Perubahan hormon

Kekurangan hormon adrenal akan mempengaruhi kinerja kelenjar adrenal untuk memproduksikan hormon yang dapat menjaga keseimbangan kadar air, natrium dan kalium di dalam tubuh. Kadar hormon tiroid yang rendah juga dapat menyebabkan hiponatremia

  • Penggunaan obat terlarang seperti ekstasi

Obat golongan amfetamin ini dapat membuat seseorang mengalami hiponatremia semakin parah

  • Syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone (SIADH)

Penyakit ini menghasilkan ADH dalam jumlah besar sampai membuat tubuh tidak membuang air secara normal melalui urine, air yang berlebihan di dalam tubuh akan melarutkan natrium dan membuat kadarnya menurun

  • Kondisi kesehatan tertentu

Gagal jantung, penyakit jantung dan sirosis dapat menyebabkan penumpukkan cairan di dalam tubuh dan melarutkan natrium sehingga kadar natrium dalam darah akan menjadi rendah

  • Penggunaan obat tertentu

Seperti obat diuretik, anti-depresan bahkan obat pereda sakit dapat mempengaruhi hormon atau ginjal dalam menjaga kadar natrium.

Gejala Hiponatremia

Gejala hiponatremia akan bervariasi pada setiap penderita, jika kadar natrium dalam tubuh menurun secara bertahap penderita mungkin tidak mengalami gejala apapun. Akan tetapi, jika kadar natrium turun dengan cepat gejala yang muncul akan berbahaya. Ada beberapa gejala yang umumnya di alami penderita hiponatremia, di antaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Gelisah
  • Kejang
  • Linglung
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Kram atau lemah otot
  • Lemas dan lelah
  • Penurunan kesadaran yang dapat berujung pada koma serta kematian.

Pengobatan Hiponatremia

Cara mengatasi hiponatremia – Pengobatan yang di berikan untuk menangani hiponatremia akan di sesuaikan dengan tingkat keparahan dan penyebabnya, hiponatremia ringan dan kronis dapat di tangani dengan memperbaiki pola makan, gaya hidup bahkan menyesuaikan jenis dan dosis obat-obatan yang di gunakan. Dokter juga akan meminta pasien mengurangi asupan cairan untuk sementara, sedangkan hiponatremia akut dan parah membutuhkan penanganan lebih serius. Penanganan tersebut meliputi pemberian obat-obatan untuk mengatasi gejala sakit kepala, mual dan kejang atau pemberian cairan elektrolit melalui infus.

Pencegahan Hiponatremia

Ada beberapa cara yang dapat di lakukan untuk menghindari hiponatremia, di antaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Mengatasi kondisi yang dapat memicu hiponatremia misalnya kekurangan hormon adrenal
  • Minuman yang dapat menggantikan elektrolit tubuh yang hilang ketika beraktivitas dan berolahraga
  • Minum air secukupnya, jangan kurang atau berlebihan. Anda bisa mengetahui apakah tubuh anda kekurangan cairan atau tidak dari rasa haus atau dengan melihat warna urine anda.

Sekian penjelasan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai tentang Cara mengatasi hiponatremia dan terima kasih yang telah berkunjung ke situs resmi kami, semoga bermanfaat dan semoga membantu penyembuhan dalam penyakit yang di alaminya khususnya untuk penyakit hiponatremia

Tags: