Cara Mengatasi Autisme

Cara Mengatasi Autisme – Selamat bergabung kembali bersama kami di Jamu Walatra situs penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan penjualan obat herbal secara online terbesar dan terpercaya di Indonesia. Adapun pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi menarik mengenai gejala, penyebab dan cara mengatasi autisme. Berikut kami sajikan informasi lengkapnya untuk Anda.

cara mengatasi autisme

Cara Mengatasi Autisme – Penyebab dan Gejalanya

Autisme merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami gangguan perkembangan secara menyeluruh dan mengalami beberapa hambatan terutama dalam kemampuan komunikasi, sosialisasi dan jua perilaku. Pada dasarnya autis ini harus bisa terdeteksi saat anak berusia kurang dari 3 tahun agar gangguan-gangguan mental yang dialami oleh anak dapat segera teratasi dengan baik.

Tidak mudah memang menajadi orang tua dari anak yang mengalami autisme. Namun demikian, dengan adanya pemahaman dan pembelajaran yang baik, maka orang tua dan anak dengan autisme akan dapat hidup dan berkembang secara lebih baik.

Bagi Anda orang tua yang mempunyai anak dengan autisme, harus lebih pandai dalam mengumpulkan, mempelajari dan terus mencari berbagai informasi tentang autisme. Hal ini karena gejala dan sifat autisme akan selalu berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu penanganan yang dilakukan pun akan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing penyandang autisme.

Apa Yang Menjadi Penyebab Autisme?

Penyebab dari seseorang menderita autisme ini belumdapat diketahui dengan jelas. Namun terdapat beberapa hal yang dianggap dapat menjadi pemicu seseorang mengalami kelainan autis. Beberapa ahli menyimpulkan jika autis dapat terjadi karena adanya kelainan fungsi susunan saraf pusat seperti sumsum tulang belakang dan otak.

Ahli lain juga menyebutkan jika autis dapat terjadi karena adanya kombinasi makanan yang kurang sehat atau makanan yang sudah terkontaminasi dengan racun yang berasal dari lingkungan yang dapat mengakibatkan kerusakan pada usus besar,hal ini dapat menyebabkan nutrisi yang terserap ke dalam tubuh tidak berjalan maksimal sehingga proses pertumbuhan sistem saraf pusat pada anak mengalami gangguan.

Gejala Autis Pada Anak

Terdapat 3 gejala utama yang dapat orang tua curigai bahwa anaknya sedang mengalami gangguan berupa autis, berikut adalah 3 gejala utama autis, diantaranya:

1. Adanya gangguan dalam interaksi sosial

Gangguan interaksi ini dapat terjadi saat anak sedang berkomunikasi dengan orang lain, gangguan tersebut ditandai dengan:

  • Anak tidak menoleh saat seseorang memanggil namanya.
  • Sang anak melakukan penolakan saat dirinya akan dipeluk, disentuh dan digendong.
  • Saat berkomunikasi, sang anak tidak melakukan kontak mata dengan lawan bicaranya.
  • Sikap, gerakan, dan ucapan sang anak tidak sesuai dengan situasi dan kondisi sang sedang berlangsung.

2 . Gangguan dalam bidang komunikasi (baik verbal ataupun non verbal)

  • Adanya keterlambatan kemampuan berbicara dan berbahasa pada sang anak.
  • Sang anak dapat berbicara, namun perkataan yang dilontarkannya aneh dan tidak bermakna.
  • Bicaranya masih tidak bermakna jelas, padahal usia anak sudah lebih dari 3 tahun.
  • Anak suka mengikuti perkataan orang lain.

3. Terdapat Gangguan dalam tingkah laku sang anak

  • Sang anak biasanya akan terus menerus menatap satu benda yang menarik bagi dirinya dengan tatapan kosong.
  • Adanya gangguan perilaku yang berlebih pada anak, seperti : tidak bisa duduk dengan tenang, selalu berbicara tanpa henti dengan bahasa yang aneh dan sulit dipahami, serta anak akan terus berlari-lari kesana dan kemari.

Selain beberapa gejala diatas, ada juga gejala lain yang mungkin terjadi pada anak autisme

1. Gangguan dalam bidang persepsi sensori

  • Anak yang mengalami autis biasanya sangat sensitif saat disentuh, seperti langsung menghindar atau berteriak-teriak.
  • Takut dengan suara keras.
  • Mempunyai kebiasaan menjilat atau menggigit barang yang sedang ia pegang atau bahkan jarinya sendiri.

2. Mengalami gangguan dalam bidang perasaan atau emosi

  • Anak dengan autisme biasanya akan mengamuk atau merusak barang ketika ia sedang dimarahi atau keinginannya tidak terpenuhi.
  • Sering tertawa sendiri, tersenyum sendiri, atau bahkan menangis tanpa sebab yang jelas.

Cara Mengatasi Autisme

Berikut adalah beberapa penanganan yang dapat dilakukan oleh orang tua sebagai cara mengatasi autisme pada anak:

  • Terapi Biomedik

Terapi dilakukan dengan tujuan dapat menangani berbagai faktor yang bersifat merusak seperti allergen, makanan, atau logam berat. Anda harus selektif dalam memilih makanan untuk anak dengan autisme, sebelum Anda memberikan ia makanan pastikan dulu bahwa makanan tersebut tidak mengandung bahan yang beracun atau makanan yang tidak cocok bagi anak. Anda dapat melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan pada urine, rambut, darah, serta feses.

  • Terapi Wicara

Anda dapat melakukan terapi wicara kepada anak Anda yang mengalami autisme. Terapi wicara merupakan terapi untuk melanarkan otot-otot disekitar mulut anak yang bertujuan untuk membantu anak agar bisa berbicara dengan jelas.

  • Terapi Makanan

Ada beberapa jenis makanan yang kurang cocok jika dikonsumsi oleh anak dengan kelainan autis. Oleh sebab itu, Anda sebagai orang tua harus lebih pandai memilih jenis makanan serta harus selalu mengawasi tingkah laku anak setelah mengkonsumsi makanan tersebut. Dan jika anak Anda berperilaku hiperaktif setelah mengkonsumsi makanan tersebut, berarti Anda sebagai orang tua harus melakukan penyesuaian makanan.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengatasi autisme beserta penyebab dan gejalanya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima Kasih.

Tags: