Cara Mengatasi Afasia

Cara Mengatasi Afasia– Selamat bergabung kembali bersama kami di Jamu Walatra situs penyedia berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan penjualan obat herbal secara online terbesar dan terpercaya di Indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan informasi mengenai cara mengatasi Afasia beserta penyebab dan gejalanya. Berikut kami sajikan informasinya untuk Anda.

Cara Mengatasi Afasia – Penyebab dan Gejalanya

cara mengatasi afasia

Afasia merupakan salah satu kondisi ganguan fungsi bicara pada seseorang, penyakit ini disebabkan karena adanya kelainan pada otak. Pada umumnya pasien dengan kondisi ini akan sering keliru dalam memilih dan merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat yang benar. Selain itu, afasia juga bisa memperngaruhi kemampuan penderitanya untuk menulis.

Orang dengan afasia biasanya sering mengalami kesusahan dalam menemukan sebuah kata yang tepat untuk digunakan. Mereka sering kali menggunakan kata-kata yang salah dan mengubah pengucapannya. Gangguan ini juga bisa mempengaruhi keterampilan membaca dan mendengar. Namun in tidak akan berdampak apapun pada kecerdasan.

Penyebab Afasia

Penyebab utama afasia adalah karena cedera dan kerusakan pada bagian pemrosesan bahasa pada otak. Penyakit ini umumnya sering menyerang orang dewasa yang menderita stroke. Dalam beberapa kasusu tertentu, afasia merupakan sebuah gejala dari penyakit epilepsiatau kelainan neurologis. Adapun cedera atau kerusakan pada otak yang mengakibatkan afasia ini dapat dipicu oleh sejumlah kondisi, diantaranya:

  • Adanya infeksi yang mempengaruhi fungsi otak, seperti meningitis atau ensefalitis
  • Tumor otak
  • Terjadi cedera parah di kepala, misalnya kecelakaan lalu lintas atau terjatuh dari ketinggian.
  • Penyakit yang menyebabkan sel-sel otak mengalami kemunduran, misalnya parkinson dan demensia.

Gejala Afasia

Berdasarkan dari gejala yang dialami oleh penderitanya, afasia dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya:

  • Afasia reseptif. Pada kasus ini, penderita akan kesulitan dalam memahami maksud perkataan dai lawan bicara meskipun penderita bisa mendengarnya dengan jelas. Sehingga respon komunikasi dari penderita pun akan kacau dan sulit dipahami.
  • Afasia ekspresif. Penderita afasia jenis ini tahu apa yang ingin dia katakan kepada lawan bicaranya, namun penderiata biasanya akan kesulitan dalam mengutarakannya.
  • Afasia anomik. Pasien yang menderita afasia jenis ini akan sangat kesulitan dalam menemukan kata. Biasanya penderita akan sangat sulit memilih dan menemukan kata-kata yang tepat ketika menulis dan berbicara
  • Afasia progresif primer. Afasia jenis ini menyebabkan penderitanya mengalami penurunan dalam kemampuan membaca. berbicara dan menulis serta pemahaman mengenai percakapan dari waktu ke waktu.
  • Afasia global. Kondisi ini tergolong afasia jenis terberat dan biasanya akan terjadi bila seseorang baru mengalami stroke. Penderita afasia global tidak mampu membaca, menulis dan kesulitan dalam memahami percakapan orang lain.

Diagnosis Afasia

Pemeriksaan pada pasien penderita afasia akan dilakukan oleh dokter atau terapis wicara dan bahasa. Pemeriksaan yang dilakukan bertujuan agar pasien afasia bisa kembali menulis, memahami pendengaran, membaca, ekspresu verbal, dan komunikasi fungsional.

Berikut adalah beberapa metode yang biasa digunakan dalam tahap diagnosis, diantaranya:

  • Metode Penilaian dalam berkomunikasi: Tes ini dilakukan secara sederhana, seperti pasien akan diminta untuk menyebutkan benda-benda yang berada di ruangan dan menanyakan nama keluarga atau kerabat dimulai dari huruf tertentu.
  • Metode pengamatan citra otak : Pengamatan ini bertujuan untuk melihat keparahan atau kerusakan yang terjadi di otak. Adapun alat yang akan digunakan secara umum ialah CT scan, magnetic resonance imaging(MRI), dan untuk beberapa kasus lain memakai tomografi emisi positron.

Cara Mengatasi Afasia

Tidak ada pengobatan yang bisa menyembuhkan afasia secara menyeluruh. Namun ada beberapa cara mengatasi afasia agar pasien menjadi lebih baik dan tidak ketergantungan. Penanganan afasia akan berbeda-beda pada setiap pasien tergantung dari jenis afasia, penyebabnya, usia, serta ukuran dan posisi kelainan di otak. Pada umumnya penderita afasia yang terserang stroke sangat dianjurkan untuk mengikuti sesi terapi wicara dari ahli terkait. Sesi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan komunikasi penderita afasia.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi afasia yang bisa Anda lakukan dalam berkomunikasi dengan mereka, diantaranya:

  • Dapatkan perhatian dari penderita afasia sebelum Anda memulai komunikasi dengan mereka
  • Usahakah untuk berbicara dengan lembut, sederhana dan secara perlahan
  • Berikan waktu bicara yang cukup bagi penderita afasia
  • Biasakan untuk mengunakan alat peraga dalam menyampaikan pesan
  • Berikan pujian-pujian ketika penderita telah bisa berbicara
  • Anda bisa menulis atau menggambar pesan-pesan yang akan disampaikan di secarik kertas. Dan usahakan agar tetap menjada kontak mata dan perhatikan selalu bahasa tubuh dan gentur dari penderita afasia
  • Berikan semangat dan hindari overproteksi terhadap penderita afasia

Selain dengan melakukan terapi, dokter juga akan memberikan resep obat-obatan bagi penderita afasia. Obat-obatan yang diresepkan misalnya bromocripitine, piracetam, piribedil, bifemelane, dan idebenone.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengatasi afasia beserta penyebab dan gejalanya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

Tags: